Home

Monday, November 11, 2019

Apel Pagi Pemkab OI Lakukan Ini


INDRALAYA, - Pimpin Apel pagi Sekda Ogan Ilir H. Herman menerima 6 Tenaga Ahli Nusantara Sehat Dari Kemenkes, Penyerahan  Akreditasi ke 6 Puskesmas di Kabupaten Ogan Ilir dari Dinkes Kabupaten Ogan Ilit, serta menyerahkan kembali Mahasiswa KKN Universitas PGRI Palembang dan pemberian cinderamata kepada 11 ASN Pemkab Ogan yang memasuki masa pensiun. Senin (11/11/19) bertempat di Lapangan Upacara KPT Tanjung Senai Indralaya.

Herman menyampaikan bahwasanya kita menerima 6 Tenaga Ahli di bidang kesehatan dari Nusantara Sehat, Program Kemenkes RI. Semoga datangnya mereka dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, karena kita adalah satu bangsa walau berbeda-beda Daerah tapi tetap satu NKRI.


"Hari ini juga mengembalikan Mahasiswa KKN dari Pemkab Ogan Ilir ke Universitas PGRI Palembang yang selama 40 hari berada di Kabupaten Ogan Ilir dapat berjalan lancar tanpa kekurang satu apapun, semoga ilmu yang kalian beri ke masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dapat bermanfaat di kemudian hari. Teruntuk Kepala OPD Pemkab Ogan Ilir agar lebih tegas mendisiplinkan ASN untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat Nasional, karena pada dasarnya kalau kita mencontohkan yang baik akan mendapatkan generasi yang baik juga", tutupnya.


Diakhir Apel, Sekda Ogan Ilir memberikan Cinderamata kepada Universitas PGRI Palembang, dan pemberian Cinderamata dari Universitas PGRI Palembang ke Pemkab Ogan Ilir. (Sumber : Dinas Kominfo Kab. Ogan Ilir) @oganilirterkini
Readmore → Apel Pagi Pemkab OI Lakukan Ini

Sunday, November 10, 2019

Komisi I DPRD Ogan Ilir Terima Pengunjuk Rasa Desa Tanjung Atap Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Bumdes


INDRALAYA, - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Ogan Ilir menerima pengunjuk rasa warga Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.

Pengunjuk rasa tersebut diterima oleh Ketua Komisi I Zahrudin, SE bersama Anggota Komisi I H.Kosasi, SKM., MM yang di dampingi oleh Sekretaris DPRD Mukhsinah, SE., M.Si melalui Kabag Humas & Protokol Sekretariat DPRD Ogan Ilir Saudi Aryanto, MKM.

Selain itu tampak Kasubag Pelayanan & Aspirasi Masyarakat Mirza Firnanda, SH., M.Si dan Staf Humas & Protokol Hendra Kurniawan, Agusramdani Narajaya yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Ogan Ilir, Jum’at (8/11/19).

Pengunjuk Rasa Desa Tanjung Atap yang berjumlah sekitar 40 orang tersebut sebagai koordinator Aksi oleh Yovi Meitaha dan Des Lefri dan sebagai koordinator lapangan Busyanto yang selanjutnya menjadi perwakilan untuk menyampaikan aspirasinya bersama Komisi I diruang rapat pimpinan.

Dalam menjalankan fungsi pengawasannya dalam hal ini komisi I, akan menindak lanjuti aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi dengan melakukan pemanggilan kepada Inspektur Daerah, Camat Kecamatan Tanjung Batu, Pjs. Kepala Desa Tanjung Atap, Pendamping Desa, serta Ketua dan Bendahara Bumdes yang akan dilaksanakan pada hari Senin 11 November 2019. (Sumber : koransinarpagijuara.com) @oganilirterkini
Readmore → Komisi I DPRD Ogan Ilir Terima Pengunjuk Rasa Desa Tanjung Atap Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Bumdes

Saturday, November 9, 2019

Bully Siswanya, Oknum Guru Dipanggil Komisi IV DPRD Ogan Ilir


INDRALAYA, – Rizal Mustofa Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir, mengaku mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan tindakan kekerasan (bullying) yang dilakukan salah satu oknum guru mata pelajaran terhadap muridnya di SMP N 1 Indralaya, Kab. Ogan Ilir.

“Saya mendapat laporan langsung dari Weria Handayani orang tua murid SMP N 1 Indralaya, bahwa anaknya kerap mengalami pembulian oleh salah satu guru mata pelajarannya, untuk itu kami akan memanggil pihak-pihak terkait dalam permasalahan tersebut,” ujarnya.

Disebutkan, bila terbukti oknum guru tersebut melakukan hal seperti yang dituduhkan, maka yang bersangkutan harus di uji kompetensi kembali, agar memahamani tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang guru mata pelajaran yang profesional, bahkan kalau perlu diuji psikologisnya, tegas Rizal.

“Guru itu kan tidak boleh tempramental dan tidak bisa memilih, saat mengajar muridnya harus cerdas semua, sedangkan murid itu macam-macam karakter, ada yang nakal, ada yang manja, ada yang cengeng, itulah emang tugas dia untuk mencetak mereka menjadi generasi yang berguna untuk bangsa ke depan,” tuturnya.

Agar tidak terulang lagi, kata dia, pihak Diknas seharus melakukan uji kompetensi dulu terhadap setiap guru dan pihak sekolah menyesuaikan kurikulum dengan cara melakukan pendekatan ke daerahan.

“Guru-guru juga harus memahami latar belakang kehidupan siswa–siswinya, karena kan beda antara sekolah yang di kota dengan yang di daerah pedalaman,” imbuhnya.

“Nanti kita akan rekomendasikan dengan Diknas, yang pertama dia akan evaluasi penerapan kurikulum yang ada di setiap sekolah, kemudian, Diknas juga harus melakukan evaluasi terhadap tenaga pengajar yang ada di Kabupaten Ogan Ilir ini. kita akan minta tanggung jawab dari Diknas dan kita lihat nanti apa keputusan Diknas, apakah guru tersebut akan dipindahkan atau diberhentikan,” kata Mustofa.

Sementara Amin Jamaan, Kepala SMP N 1 Indralaya saat keluar berbarengan dengan oknum guru yang diduga pelaku bully dari ruang kerja komisi IV, kepada awak media mengatakan, “Kedatangan kami ke Komisi IV ini untuk menjelaskan kronologis kejadiaannya dan Insya Allah kami akan kesini lagi untuk menawarkan dan mencari solusi dari permasalahan ini,” ujarnya.

Soal kemungkinan pemberian sanksi terhadap pelaku, dia mengaku belum membicarakannya, “Hari Rabu nanti baru akan kami dapati apa yang harus kami lakukan karena kami juga kan punya atasan, dalam hal ini Dinas Pendidikan,” ujar Amin.

Sementara itu oknum guru berinisial "Y" yang diduga sebagai pelaku bully tidak bersedia memberikan komentar terkait kasus yang tengah membelitnya tersebut, dia tampak tergasa-gesa meninggalkan ruang komisi IV sambil tertunduk menutupi wajahnya.

Diketahui sebelumnya, salah satu oknum guru SMPN 1 Indralaya berinisial Y, diduga telah melakukan tindakan bully terhadap muridnya yang berinisial LM (15), warga Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Tak terima anaknya di bully oleh gurunya sendiri, orangtua murid tersebut yang bernama Weria Handayani pun meradang, Rabu (6/11/19).

Menurutnya, anaknya LM yang berusia 15 tahun sering kali di marah-marah, dibentak dengan kata–kata yang tidak pantas keluar dari mulut seorang pendidik, yakni dasar bodoh, pemalas, dasar anak donasi.

“Hal ini sering sekali diucapkan dan dilakukan kepada anak saya dan juga kepada teman-teman lainya di jam pelajaran mau dijam istirahat dan hal itu diungkapkan oleh oknum guru "Y" ini dihadapan semua teman-teman sekolahnya, hingga anak saya sering kali suka nangis saat pulang sekolah dan jadi malu untuk masuk sekolah lagi karna takut dan teroma dengan oknum guru tersebut,” ujarnya orang tua wali dari laporan anaknya. (Sumber : koransinarpagijuara.com) @oganilirterkini
Readmore → Bully Siswanya, Oknum Guru Dipanggil Komisi IV DPRD Ogan Ilir

Sang Istri Tak Berdaya Lihat Suaminya Dikeroyok di Depan Rumah, Satu Pelaku Ditangkap

Foto : S (40) tersangka pengeroyokan saat diamankan Polsek Tanjung Raja

INDRALAYA, - Sarsi (50 tahun), petani dari Desa Penyandingan Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir, menjadi korban pengeroyokan.

S (40 tahun), satu dari dua pelaku pengeroyokan akhirnya ditangkap Satreskrim Polsek Tanjung Raja tanpa perlawanan.

Pengeroyokan ini berawal saat Sarsi terlibat cekcok mulut dengan kedua tersangka, yakni S (40 tahun) dan D.I (DPO) di depan rumahnya, Selasa (26/10/19) sore.

Setelah cekcok, S (40) yang memang sudah menunggu di depan rumah korban itu langsung melayangkan pukulan di kepala Sarsi.

Saat itu perkelahian sempat dilerai oleh istri Sarsi. Saat dilerai, D.I (DPO) langsung memukul korban lagi dengan sebilah bambu mengenai kepala. Seketika, mereka bergulat di hadapan sang istri sampai Sarsi tergeletak tak berdaya.

Usai mendapat laporan dari korban, aparat Polsek Tanjung Raja pun segera melakukan penyelidikan untuk menangkap kedua tersangka.

Hingga akhirnya, satu orang tersangka S (40), berhasil diamankan oleh petugas berkat informasi dari masyarakat.

"Tersangka berhasil ditangkap di rumahnya tanpa ada perlawanan," ujar Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol Amri didampingi Kanit Resktim Ipda Sutopo, Jumat (8/11/19).

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka diancam dengan pasal 170 KUHP tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama. Dengan ancaman hukuman, maksimal 5 tahun 6 bulan.

"Untuk tersangka lain masih kita lakukan pengejaran," jelasnya. (Sumber : tribunsumsel.com) @oganilirterkini
Readmore → Sang Istri Tak Berdaya Lihat Suaminya Dikeroyok di Depan Rumah, Satu Pelaku Ditangkap

Friday, November 8, 2019

Pol PP OI, Amankan Empat Anak Jalanan


INDRALAYA, – Petugas Sat Pol PP Pemkab Ogan Ilir mengamankan empat anak jalanan dengan kondisi kumuh yang berasal dari kota Palembang, berada di Ogan Ilir tepatnya dikawasan pinggiran Jalintim Km 36 Depan Perumahan TPI Indralaya hari ini (6/11/19).

Oleh petugas Pol PP, ke empat anak jalanan tersebut diserahkan ke dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Ogan Ilir, setelah berada di Dinsos mereka di suruh mandi lalu diganti pakaian serta diberi makan.

Adapun ke empat anak jalanan tersebut, bernama Wati binti Muhsin (13) pelajar kelas 5 SD 27 Kertapati, Endri bin Palah (11) kelas 3 pelajar SD 195 Simpang Sungki,  Farel bin Yanto (10) kelas 3 SD 208 Kelurahan Kemang Agung Kertapati dan Erlan bin Palah (12) kelas 5 SD Simpang Sungki.

Dari keterangan mereka mengaku, mereka datang ke Ogan Ilir pada 4 November 2019 lalu sekitar pukul 20.00 Wib oleh seseorang bernama Belly dengan menggunakan Truk, ”Belly itu bos kami, kami dipaksa turun di Indralaya", katanya polos.

Lalu selama dua hari di Indralaya, mereka ber empat meminta-minta belas kasihan, ”Duit yang kami dapat, lalu disetor ke Bos kami, yang datang setiap pukul 8 malam”, aku Wati.

Kadinsos Pemkab Ogan Ilir Irawan Sulaiman melalui Kabid Pelayanan Rehabilitasi dan Perlindungan sosial Hj. Sri Minarni mengatakan, pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan pihak Dinsos Kota Palembang dan Dinsos Pemprov Sumsel, untuk mengambil langkah berikutnya terhadap ke empat anak jalanan tersebut.

”Status alamat keempat anak jalanan tersebut, jelas dan dari Palembang, untuk itu perlu koordinasi dengan Dinsos Palembang dan Dinsos Provinsi, apakah nantinya akan ditampung di rehabilitasi anak jalanan, atau dikembalikan kepada kedua orang tuanya, tentu tergantung dari pihak Kota Palembang dan Pemprov Sumsel”, katanya. (Sumber : sumeks.co) @oganilirterkini
Readmore → Pol PP OI, Amankan Empat Anak Jalanan

Thursday, November 7, 2019

4 Anggota KPK Datangi Pemkab Ogan Ilir, Gelar Rapat Tertutup

Foto : Koordinator Wilayah II KPK Abdul Haris, saat diwawancari wartawan usai rapat dengan jajaran Pemkab Ogan Ilir

INDRALAYA, - Secara mendadak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang datang dari Jakarta mendatangi Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Kamis (7/11/19). KPK menggelar rapat tertutup lebih dari tiga jam di ruang rapat Bupati, yang diikuti Bupati langsung dan beberapa pejabat Pemkab Ogan Ilir lainnya.

Pantauan di Kantor Bupati ini, keempat anggota KPK masuk keruang rapat Bupati sekitar pukul 10.00 WIB dan keluar sekitar pukul 12.30 WIB dengan mengenakan batik, dan mengadakan rapat yang dipimpin langsung Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam, Sekda Ogan Ilir H. Herman, Asisten II Pemkab Muhsin Abdullah dan Inspektor Inspektorat Ogan Ilir Ridhon Latif.

Dalam rapat itu, hanya ada beberapa Dinas tertentu yang diundang. Seperti Inspektorat, Bapenda, Bapedda, Dinas PU PR, Perkim, Pelayanan Perizinan Satu Pintu, BPKAD, dan sebagainya.

Menurut Koordinator Wilayah II KPK Abdul Haris, mereka melakukan monitoring dan evaluasi terkait rencana aksi program pencegahan korupsi terintegrasi.

“Khususnya ada tiga, yaitu terkait pertama optimalisasi pendapatan daerah, aset daerah dan terkait MCB atau Monitoring Centre,” ujarnya saat diwawancarai usai keluar dari ruang rapat Bupati.

Ia mengatakan, rapat tersebut digelar tertutup karena ada yang harus dibahas dengan internal Pemerintah Kabupaten. Pembahasan tersebut meliputi tentang Optimalisasi Pendapatan Daerah, Aset Daerah, Perbaikan Manajemen SDM, Dana Desa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan lain-lain.

“Ini kan internal, karena apa. Bukan untuk diliput, ada pembahasan sesama teman-teman di Pemda. Tidak ada yang rahasia, apa yang mau dirahasiakan,” ungkapnya.

Terkait program itu, pihaknya akan intens memantau sejauh mana progress tersebut berjalan di tiap Kabupaten. “Kita 3 bulan sekali melakukan monitoring, tetap kita pantau. Kalau tidak, dipantau kita gak tau progressnya,” jelasnya.

Disinggung dugaan adanya KKN di lingkungan Pemkab Ogan Ilir, KPK ini menilai tidak ada KKN di Pemkab Ogan Ilir. (Sumber : palpres.com) @oganilirterkini
Readmore → 4 Anggota KPK Datangi Pemkab Ogan Ilir, Gelar Rapat Tertutup

Wednesday, November 6, 2019

BPAN LAI Sumsel akan Adukan 11 Paket PUPR di Ogan Ilir

Foto : Yongki Ariansyah SH, Ketua BPAN LAI Sumsel

INDRALAYA, - Adanya dugaan penyimpangan proyek pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Sumatera Selatan Bidang Khusus Analisis investigasi Tindak Pidana korupsi, Yongki Ariansyah SH, berniat akan melaporkan dugaan tersebut.

Menurut Yongki, mulai dari melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kejaksaan Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Kita sudah merilis laporan langsung Kekejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus korupsi, terkait dua paket pekerjaan belanja modal pada Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang yang diduga merugikan keuangan dan aset negara sebesar Rp.789.900.000, karena pekerjaannya telah rusak sebelum hand over,” tuturnya.

Selain itu DPD-BPAN LAI ketika melakukan keterangan pers, Selasa (5/11/19), di kantor Sekretariat PWI Kabupaten Ogan Ilir yang terletak di Jalan Lintas Timur Km 35 Komplek Pemkab Lama, mengaku juga akan membuat surat laporan terkait dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPKRI) Sumatera Selatan.

“Ada 11 paket proyek pembangunan yang dikerjakan oleh Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Ogan Ilir yang diduga bermasalah dan diduga kekurangan volume serta terindikasi korupsi, yang berakibat merugikan aset negara sebesar Rp 2.786.600.000,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Junni Edy saat akan dikonfirmasi dikantornya melalui stafnya mengaku tidak menerima tamu. “Maaf Bapak lagi sibuk,” ujar stafnya yang menggunakan hijab. Di telpon ke no hpnya tidak aktif, WA dan chat tak kunjung dibuka yang bersangkutan.

Paket yang akan dilaporkan:
1. Peningkatan jalan ruas perkantoran Burai,
2. Peningkatan ruas jalan Pulau Semambu
3. Peningkatan ruas jalan Simpang Kilip/Tj Temiang
4. Peningkatan ruas jalan Simpang Sunur
5. Peningkatan ruas jalan Srijabo,
6. Peningkatan ruas jalan Tambang Rambang
7. Peningkatan ruas jalan Sp Belanti/Belanti
8. Peningkatan ruas jalan Muara Kumbang/perbatasan OKI
9. Peningkatan ruas jalan Ulak Aur Standing/Jakabaring
10. peningkatan ruas jalan Sp Sukamulya/Sukamulya
11. Peningkatan ruas jalan Tj Miring

Sumber : palpres.com @oganilirterkini
Readmore → BPAN LAI Sumsel akan Adukan 11 Paket PUPR di Ogan Ilir

Tuesday, November 5, 2019

535 Peserta Ikuti Isbat di Ogan Ilir


INDRALAYA, — Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam membuka kegiatan Pelayanan Sidang Isbat Nikah Terpadu yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senai Indralaya, Senin (4/11/19) pagi.

Acara ini dibuka dengan ditandainya dengan pemukulan gong oleh Bupati Ogan Ilir didampingi Bupati Bangka Tengah H. Ibnu Saleh MM, Sekda Ogan Ilir H. Herman, serta unsur Forkopimda Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam sambutannya, Kepala Disdukcapil OI, Akhmad Lutfi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam hal mendapatkan administrasi kependudukan dan surat nikah.

“Kegiatan Isbat Nikah Terpadu ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali dan untuk yang ketiga ini diikuti sebanyak 535 pasang dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir,” jelasnya.

Ditegaskan oleh Lutfi seluruh biaya kegiatan ini berasal dari Pemkab Ogan Ilir. “Jadi seluruh pelayanan yang diberikan secara cuma-cuma atau gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun, bahkan setiap peserta diberikan bingkisan dan uang transport”, tegasnya.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Ogan Ilir sangat mengapresiasi kegiatan ini pasalnya kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat berarti bagi masyarakat kecil apalagi seluruh biaya ditanggung oleh Pemkab Ogan Ilir.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Ogan Ilir, dengan adanya sidang isbat terpadu ke depan, tidak ada lagi warga yang sudah nikah namun belum tercatat di admnistrasi negara, dan acara ini terus kita dorong untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya,” katanya. (Sumber : detiksumsel.com) @oganilirterkini
Readmore → 535 Peserta Ikuti Isbat di Ogan Ilir

Pelarangan Angdes dan Bentor Masuk Kampus Baru Sekadar Imbauan


INDRALAYA, - Surat edaran pelarangan masuk ke lingkungan Universitas Sriwijaya (Unsri) bagi angkutan desa (Angdes) dan becak motor (Bentor) hanya berupa sebuah imbauan, Senin (4/11/19).

Surat edaran yang sudah tersebar di kalangan mahasiswa, sopir Angdes dan Bentor terkait pelarangan masuknya Angdes dan Bentor terhitung sejak tanggal 4 November 2019. Namun, setelah tanggal 4 ternyata masih ada Angdes dan Bentor masuk ke lingkungan Unsri.

Junaidi selaku kepala satuan pengamanan (satpam) Unsri mengatakan, surat edaran tersebut masih berupa himbauan belum pelarangan, “Untuk Angdes dan Bentor belum ada larangan tetapi mereka harus lewat gerbang depan klinik Unsri tidak boleh lewat gerbang utama ataupun belakang,” ujarnya.

Junaidi juga menambahkan masih banyak faktor yang membuat pelarangan itu belum terlaksana seperti belum turunnya surat keterangan langsung dari Rektor, masih menunggu pembuatan plang di gerbang utama, dan menunggu datangnya sarana untuk mengangkut mahasiswa dari gerbang menuju ke fakultas masing-masing. “Jika semua hal itu sudah ada maka pelarangan tersebut akan dilaksanakan sepenuhnya,” tuturnya.

Dengan imbauan ini Junaidi mengharapkan agar sopir Angdes dan Bentor tidak kaget lagi jika memang hal ini akan terlaksana nantinya. (Sumber : gelorasriwijaya.co) @oganilirterkini
Readmore → Pelarangan Angdes dan Bentor Masuk Kampus Baru Sekadar Imbauan

Hari ke 13 Operasi Musi 2019, Masih Banyak Pelanggar Lalu Lintas


INDRALAYA, - Hari ke 13 Operasi Zebra musi 2019, Senin (4/11/19) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, jajaran Sat Lantas Polres Ogan Ilir melakukan giat Razia Dalam Rangka Operasi Zebra Musi 2019 di Seputaran Jalan Nusantara-PGRI dipimpin Langsung  oleh Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP. Desy. (Foto : Polantas Ogan Ilir) @oganilirterkini



Readmore → Hari ke 13 Operasi Musi 2019, Masih Banyak Pelanggar Lalu Lintas